Repository Perpustakaan Universitas An Nasher

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

Abi Dzar Ishfaq Zihni - Nama Orang;

ABSTRAK
Abi Dzar Ishfaq Zihni, 2025. EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU
(Piper betle L) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

Infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus menjadi tantangan serius dalam dunia medis karena tingginya tingkat resistensi terhadap antibiotik, sehingga mempersulit proses pengobatan. Salah satu solusi alternatif yang menjanjikan adalah pemanfaatan bahan alami, seperti daun sirih hijau (Piper betle L.), yang diketahui memiliki sifat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak daun sirih hijau dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan menggunakan metode difusi cakram. Proses ekstraksi daun sirih hijau dilakukan melalui maserasi selama 72 jam menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh kemudian diuji terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan enam variasi konsentrasi (5%, 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30%), serta dua kontrol, yaitu kontrol positif (chloramphenicol) dan kontrol negatif (akuades steril). Efektivitas antibakteri dinilai berdasarkan ukuran zona hambat yang terbentuk di sekitar cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih hijau mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus, dan semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin besar pula daya hambat yang ditunjukkan. Konsentrasi 30% menghasilkan zona hambat terbesar dengan nilai rata-rata yaitu 14,05 mm (kategori kuat), sementara kontrol positif menghasilkan zona hambat sebesar 26,85 mm (kategori sangat kuat). Uji regresi linear menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara konsentrasi ekstrak dan daya hambat. Kesimpulannya, ekstrak daun sirih hijau berpotensi sebagai antibakteri alami terhadap Staphylococcus aureus, terutama pada konsentrasi yang lebih tinggi.

Kata kunci: Piper betle L., daun sirih hijau, Staphylococcus aureus, antibakteri, difusi cakram, maserasi.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi TA/TLM/2025 Abi E
TA00045S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TA/TLM/2025 Abi E
Penerbit
Cirebon Universitas An Nasher : Prodi TLM Universitas An Nasher., 2025
Deskripsi Fisik
20 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TA/TLM/2025
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Tahun 2025
Subjek
Tugas Akhir
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Abi Dzar Ishfaq Zihni
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Perpustakaan Universitas An Nasher
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?