Text
ANALISIS KANDUNGAN BORAKS PADA JAJANAN BERBAHAN OLAHAN HEWANI DI SDN Ⅰ TUKMUDAL KABUPATEN CIREBON
ABSTRAK
Jaro, 2025. ANALISIS KANDUNGAN BORAKS PADA JAJANAN BERBAHAN OLAHAN
HEWANI DI SDN Ⅰ TUKMUDAL KABUPATEN CIREBON
Boraks (natrium tetraborate) adalah senyawa kimia berbentuk kristal putih yang mudah larut dalam
air. Senyawa ini bersifat toksik bagi tubuh jika dikonsumsi, teruatama anak-anak karena dapat
merusak organ dalam secara bertahap. Meskipun demikian, boraks masih sering disalahgunakan
sebagai bahan tambahan dalam makanan, terutama pada olahan hewani untuk meningkatkan
kekenyalan dan daya tahan produk. Penelitian ini bertujuan mengetahui ada atau tidaknya kandungan
boraks pada jajanan berbahan olahan hewani seperti bakso, sempol, dan sosis yang dijual di
lingkungan SDN I Tukmudal, Kabupaten Cirebon. Pengujian kandungan boraks dilakukan dengan dua
metode uji kualitatif, yaitu uji nyala api dan uji kertas kurkumin (turmerik). Pengumpulan data
dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, pengambilan sampel jajanan secara acak dari
penjual di sekitar sekolah, kemudian dilanjutkan dengan pengujian laboratorium di Laboratorium
Kimia Akademi Analis Kesehatan An Nasher Cirebon. Jumlah sampel sebanyak 24, untuk
memastikan validitas hasil sampel di uji sebanyak 6 kali uji pengulangan untuk masing-masing jenis
jajanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel jajanan olahan hewani (bakso, sempol,
dan sosis) yang diuji memberikan hasil negatif 0% terhadap keberadaan boraks. Pada uji nyala api
tidak ditemukan nyala berwarna hijau, sedangkan pada uji kertas kurkumin tidak terjadi perubahan
warna dari kuning menjadi merah, yang menandakan tidak adanya kandungan boraks. Dengan
demikian, dapat disimpulkan bahwa jajanan olahan hewani yang dijual di lingkungan SDN Ⅰ
Tukmudal aman untuk dikonsumsi dari aspek kandungan boraks. Hasil penelitian ini memberikan
gambaran positif terhadap kesadaran pedagang di sekitar sekolah dalam menjaga keamanan pangan
yang mereka jual, serta menegaskan pentingnya pengawasan dan edukasi berkelanjutan untuk
menjamin keamanan pangan, khususnya pada jajanan anak sekolah.
Kata kunci: Boraks, Deteksi kualitatif, Jajanan sekolah, Keamanan pangan, Kertas kurkumin, Nyala
api.
Tidak tersedia versi lain