Repository Perpustakaan Universitas An Nasher

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

KUALITAS PEMERIKSAAN SOIL TRANSMITTED HELMINTH MENGGUNAKAN PEWARNA ALTERNATIF KUNYIT (Curcuma longa)

Wulan sahfitri - Nama Orang;

ABSTRAK

Wulan sahfitri. 2025. KUALITAS PEMERIKSAAN SOIL TRANSMITTED HELMINTH MENGGUNAKAN PEWARNA ALTERNATIF KUNYIT (Curcuma longa)

Infeksi cacing golongan Soil Transmitted Helminth (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama di di Indonesia. Pemeriksaan telur cacing STH umumnya dilakukan menggunakan metode mikroskopis dengan pewarna eosin 2%. Namun, penggunaan eosin memiliki beberapa kelemahan, antara lain biaya yang relatif tinggi, toksisitas, dan dampak lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pewarna alami yang lebih aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas larutan kunyit (Curcuma longa) sebagai pewarna alternatif dalam pemeriksaan mikroskopis telur cacing STH serta menentukan konsentrasi optimalnya. Metode yang digunakan adalah posttest only control group design dengan lima kelompok perlakuan, yaitu pewarna eosin 2% sebagai kontrol dan larutan kunyit dengan konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Sampel berupa sediaan feses yang mengandung telur Trichuris trichiura. Penilaian dilakukan berdasarkan kontras lapang pandang, penyerapan warna, dan kejelasan morfologi telur, menggunakan skala skor 1 dan 2. Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan kunyit konsentrasi 25% memberikan hasil pewarnaan terbaik dan tidak berbeda signifikan dibanding eosin 2% (p=1,000). Konsentrasi lebih tinggi (50–100%) justru menurunkan kualitas karena warna terlalu pekat. Kesimpulannya, larutan kunyit 25% baik sebagai pewarna alternatif mikroskopis yang ekonomis dan ramah lingkungan untuk pemeriksaan telur cacing STH.
Kata kunci: Soil Transmitted Helminth, pewarna alami kunyit (Curcuma longa), eosin.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi TA/TLM/2025
TA00043S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TA/TLM/2025
Penerbit
Cirebon Universitas An Nasher : Prodi TLM Universitas An Nasher., 2025
Deskripsi Fisik
20 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TA/TLM/2025
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Tahun 2025
Subjek
Tugas Akhir
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Wulan sahfitri
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Perpustakaan Universitas An Nasher
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?