Text
. Identifikasi Aspergillus sp. PADA JAMU CAIR YANG DIJUAL OLEH PEDAGANG KELILING DI KECAMATAN WERU
ABSTRAK
Indah Nabila 2025. Identifikasi Aspergillus sp. PADA JAMU CAIR YANG DIJUAL OLEH PEDAGANG KELILING DI KECAMATAN WERU
Jamu merupakan minuman tradisional yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia karena manfaat kesehatannya. Akan tetapi, proses produksi yang tidak higienis dapat menyebabkan kontaminasi mikroba, termasuk jamur Aspergillus sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan dan mengetahui persentase jamur Aspergillus sp. pada jamu cair beras kencur yang dijual oleh pedagang keliling di Kecamatan Weru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini survey deskriptif dengan teknik accidental sampling terhadap 15 sampel jamu yang kemudian diuji menggunakan media SDA. Identifikasi dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis dengan pengecatan Lactophenol Cotton Blue. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 13 sampel (87%) negatif tidak mengandung Aspergillus sp. dan 2 dari 15 sampel (13%) positif mengandung Aspergillus fumigatus, yang dikenal sebagai jamur patogen oportunistik. Faktor-faktor penyebab kontaminasi antara lain penggunaan air tidak steril, kurangnya sterilisasi alat, serta penyimpanan pada suhu dan kelembapan tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa praktik produksi dan penyimpanan jamu cair oleh pedagang keliling masih memiliki risiko kontaminasi mikrobiologis yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Dengan demikian, peningkatan kesadaran higienes dan edukasi sanitasi menjadi hal yang penting untuk menjamin keamanan produk jamu.
Kata kunci: Aspergillus fumigatus, jamu cair, kontaminasi mikrobiologis
Tidak tersedia versi lain