Text
Muslim Consumer Preferences in Cirebon Toward Halal Certified Food Products
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana preferensi konsumen Muslim di Cirebon terhadap produk bersertifikat halal dipengaruhi oleh nilai-nilai sosial, budaya, dan agama yang berkembang dalam komunitas mereka. Dengan menggunakan pendekatan sosioantropologi dan teori adopsi inovasi, studi ini mengkaji proses sosial yang membentuk keputusan konsumsi halal serta bagaimana produk halal tidak hanya dipilih karena alasan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi mini, melalui wawancara mendalam dengan konsumen, observasi partisipatif, dan dokumentasi di wilayah urban dan rural Cirebon.Temuan utama menunjukkan bahwa keluarga, pesantren, dan organisasi keagamaan berperan besar sebagai agen perubahan dalam mendorong adopsi produk halal. Selain itu, karakteristik inovasi seperti keteramatan (observability) dan kemudahan untuk diuji coba (trialability) menjadi faktor penting dalam mendorong penerimaan produk halal, terutama jika direkomendasikan oleh tokoh yang dipercaya. Kebaruan (novelty) dari penelitian ini terletak pada pengungkapan bahwa preferensi terhadap produk halal tidak hanya didorong oleh kesadaran religius individu, tetapi juga oleh tekanan sosial dan keinginan untuk mempertahankan identitas kolektif sebagai Muslim Cirebon.Kontribusi akademik dari studi ini adalah memperluas pemahaman mengenai dinamika adopsi inovasi dalam konteks keagamaan dan budaya lokal, serta memberikan perspektif baru tentang bagaimana sertifikasi halal dapat dimaknai secara simbolik sebagai penanda moral dan identitas dalam masyarakat Muslim. Penelitian ini juga memberikan landasan teoritik dan praktis bagi pengembangan strategi edukasi halal yang lebih kontekstual dan berbasis budaya.Kata kunci: halal, identitas, sosioantropologi, konsumen muslim, sertifikasi hala
Tidak tersedia versi lain